Upacara Adat dan Tradisi

 

Upacara adat merupakan manifestasi kehidupan setiap individual maupun secara sosial, hal ini juga sebagai media pewarisan norma, adat istiadat serta kaidah yang luhur yang dijadikan falsafah bagi masyarakat. Upacara adat jawa, termasuk di kelurahan Prenggan, masyarakatnya masih banyak yang melaksanakan upacara adat baik dilakukan secara individual ataupun bersama-sama dengan masyarakat lain di lingkungannya. Keterkaitan psikologis maupun sosiologis didalam upacara adat, merupakan kebudayaan yang mempunyai nilai yang terus berkembang, seiring dengan jaman dan kepercayaan masing-masing. Dimungkinkan terjadinya proses akulturasi dalam pelaksanaannya.

 

Dukun bayi sedang menyiapkan persiapan upacara

 

Doa bersama pada saat upacara.

 

Kirab Gunungan Pada Gelar Budaya Kotagede.

 

DATA UPACARA ADAT DAN TRADISI

 

NAMA KEGIATANTUJUANPELAKSANA (LEMBAGA / PERORANGAN)BENTUK KEGIATANWAKTU PELAKSANAANSUMBER PENDANAAN
NyadranSilaturahmi
Melestarikan Budaya Jawa
Mendokan leluhur yang telah meninggal
Perorangan,
Rumah Budaya WInong
Berdoa bersama-sama dirumah salah satu wargaJumat ketiga Bulan RuwahMandiri,
Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta
BrokohanSodakoh SyukurPeroranganMembagikan beras, gula, telur, kelapa, dawet, dll.ada kelahiranMAndiri
KhasananDoa KhasamMasjid Al. Barokah RW 04Pengajian & Doa Khasam Makan BersamaAkhir RamadhanTakmir Masjid
Al Barokah
RuwahanTradisiPeroranganNgapemSewaktuPribadi
TahlilanDoaPeroranganDoa bersamaSewaktuPribadi
BancakanDilakukan sebagai rasa syukur, atau juga penanda wetonPeroranganMembagi nasi gudanganSewaktuPribadi
KhatamanKhatam membaca Al Quran 30 JuzSeluruh pesantren, masjid, dan mushollaTadarus BersamaBulan RamadanPribadi
Asok Tukon / Pasrah Tali Asih PengantinMemberi materi untuk pernikahan dari keluarga calon mempelai pria kepada orang tua calon mempelai wanitaPeroranganPenyerahan seserahan atau barang-barang untuk pernikahanSebelum akad nikahPribadi
Tumpak PunjenPemberitahuan bahwa pernikahan yang dilaksanakan adalah anak yang terakhirPeroranganPemberian barang-barang alat alat daput yang layak pakai kepada para tamu untuk diperebutkanSetelah acara akad nikahPribadi
Tingkeb / MitoniDoa keselamatan untuk memperolah anak yang sholeh/sholehahPeroranganMemandikan ibu hamil di usia kehamilan 7 bulanUsia kandungan 7 bulanPerorangan
SelapananDoa syukur kelahiran anakPeroranganKenduri dan doa bersama, biasanya dengan membaca Al QuranMalam hari kelahiran (usia bayi 35 hari)Perorangan
MidangWujud syukur karena dikaruniai Panjang umur, sehingga bisa “momong” anak cucuPeroranganKakek/nenek dan anak cucu bersama-sama ke pasar legi kotagede untuk berbelanja sesuai yang diinginkan masing-masingSetelah seorang kakek atau nenek berusia 70 tahun keatas yang mempunya nadzar atau kaulan bila umur Panjang sehat akan menggembala (angon) anak cucu ke pasarPerorangan, Dinas pariwisata dan kebudayaan kota yogyakarta
Pangetan, Peringatan orang meninggal duniaUntuk mendoakan kepada orang yang sudah meninggalBiasanya berkelompok baik sekeluarga atau bersama dengan masyarakat lainnya. Dibeberapa tempat membacakan surat yaasin dan tahlil.Berdoa bersamaMalam hari setelah kematin, pada hari ke 3, 7, 40, 100, 1 tahun atau (mendhak pisan), dua tahun (mendhak pindo), dan 1000 hari (nyewu
HaulDoa untuk mendoakan arwah orang yang sudah meninggal, biasa untuk tokoh masyarakat, seperti ulamaBerkelompok dengan masyarakat lainnyaBerdoa bersamaSetiap tahunPribadi atau lembaga seperti pesantren
TetesanTetesan merupakan doa bagi anak perempuan. Secara umum dilakukan untuk anak perempuan yang mengalami haid pertama, akan tetapi di kelurahan Prenggan ada yang melaksanakannya untuk anak perempuan yang baru lahir.Individu, atau keluargaBerdoa untuk keselamatanInsidental bergantung pada kelahiran atau saat balighPribadi, pernah difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta
AqiqahanProses doa syukur atas kelahiran bayi, dengan menyembelih kambingIndividuBerdoa bersamaInsidental bergantung kelahiran bayiPribadi